Bone,

LAMELLONG POS : HOME »

 name   name

 name

 Sebanyak 12.151 liter bahan bakar minyak (BBM) ilegal jenis solar yang raib di gudang penyimpanan Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Bone.


LAMELLONGPOS.COM, WATAMPONE -Kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan BBM bersubsidi berjenis solar yang ditangani penyidik Polres Bone sejak tahun 2012 lalu, mandek dan menimbulkan sorotan dari berbagai pihak yang mempertanyakan keberadaan BB tersebut.

Ketua LSM Lamellong Muhammad Rusdi menegaskan kasus tersebut harus dituntaskan secepatnya jangan dibiarakan berlarut-larut tidak ada penyelesaian, ini tugas penting yang harus diselesaikan Kasat Reskrim yang baru, jika tidak mampu lebih baik legowo mundur dari jabatanya,tegasnya'

Rusdi menambahakan pihak polres harus lebih serius memperhatikan ini sudah dinyatakan kasus mandek,dan keberadaan Barang bukti (BB) yang sudah tidak diketahui lagi, Polres Bone harus bertanggung jawab,kamis (23/10/2014 )'

sekedar diketahui bahwa sampai saat ini, BBM Solar sebanyak 12.151 liter yang ditemukan di Sungai Awang Cenrana, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone tiba-tiba sudah tidak berada ditempat penyimpanan Mapolres Bone,


Sebanyak 12 ton bahan bakar minyak (BBM) ilegal jenis solar, raib secara misterius dari gudang penyimpanan di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Bone.

BBM itu merupakan barang bukti hasil sitaan petugas Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Bone, dari operasi penertiban di Sungai Awang Cenrana, Kecamatan Cenrana,pada tahun 2012 lalu'

Penulis : Edy


 Kajari Bone

WATAMPONE.LAMELLONGPOS - Kasus dugaan korupsi pada proyek Gerakan Nasional (Gernas) Kakao di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, yang dilaksanakan pada tahun 2009-2010 lalu, mandek ditangan penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kejaksaan Negeri (Kejari) Watampone.

Tidak hanya itu, bahkan proyek yang menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2009 dan 2010 ini sama sekali tidak pernah lagi diekspose pihak Kejari ke publik. Proyek yang menelan anggran sekitar Rp 7,31 miliar lebih itu masing-masing tersebar di 19 Kecamatan di Kabupaten Bone dengan jumlah Desa penerima sebanyak 108.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Watampone, M. Natsir Hamsah yang dikonfirmasi, Rabu (22/10/2014) di Bone mengatakan, jika saat ini kasus dugaan korupsi tersebut sudah masuk dalam tahap penyidikan dimana pihaknya telah menetapkan 5 orang tersangka.

"Masih berproses. Ada lima tersangka," ungkapnya saat ditemui di Rujab Ketua DPRD Bone, Jalan Makmur, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.

Sekedar diketahui, kasus dugaan korupsi proyek APBN itu setidaknya sudah ditangani empat Kajari Bone termasuk M Natsir Hamsah yang saat ini menjabat sebagai Kajari. Dimana kasus yang bergulir sejak tahun 2011 lalu itu, Kasi Intel Kejari Bone, Sainuddin sebelumnya mengatakan, bahwa pihaknya telah menetapkan 11 tersangka dari 18 saksi yang telah diperiksa pihak Kejaksaan.

Dari informasi yang dihimpun, sejumlah tersangka yang ditetapkan Kejari Watampone dalam kasus tersebut, diantaranya Kasi Pengolahan dan Pemasaran DisHutbun Bone yang bertindak selaku Pimpinan Proyek, Andi Muhlis, Mantan Bendahara Dishutbun Bone, Yuliana Hamid, Direktur PT Anugrah Langgeng Santosa, dan 3 tersangka lainnya berasal dari Petugas Tekhnis lapangan.

Sumber : Bonepos
LamellongPos

 Ilustrasi


Lamellongpos.com, Watampone,- Rumah Panggung Ludes Terbakar, Kali ini, rumah panggung milik Syamsu Alam di desa Sijelling, Kecamatan Tellu Siatinge Kabupaten Bone. Sekira pukul 14.15 wita Rabu (22/10/2014)


warga sekitar mengetahui adanya kebakaran karena mendengar teriakan warga. Setelah itu kepulan asap hitam terlihat yang berasal dari dapur.

" ada orang berteriak kebakaran, saat saya lihat ada asap hitam dari bagian belakang rumah Tak berselang lama, api pun membumbung tinggi, dan tidak cukup dari 30 menit rumah pun ratah dengan tanah" ungkap nurul (27) tetangga korban.

Dewi fortuna sedikit berpihak kepada Ari tetangga Syamsualam, pasalnya dinding rumahnya suda jadi santapan sijago merah namun berkat usaha masyarakat sijago merah berhasil dijinakkan

" untung banyak orang, seandainya tidak maka rumah pak ari juga ikut terbakar" tutur paisal  (24)

Karena jarak yang cukup jauh dari pusat kota mengakibatkan pemadam kebakaran agak terlambat tiba dilokasi kejadian dan menurunkan 5 armada kebakaran.

Atas kejadian ini, satu unit motor vega yang dititip dirumah syamsu alam ikut terbakar, dan kerugian ditaksir puluhan juta rupiah.

Penulis : Use
Editor   : Ruz

Lamellongpos.com, Jakarta - Jokowi JK meminta bantuan PPATK dan KPK untuk melacak rekam jejak calon menteri. Nama-nama itu dahulu diserahkan tim transisi ke KPK. Penilaian sudah dilakukan baik oleh PPATK dan KPK, hasilnya sudah disampaikan ke Jokowi.

Pada Selasa (21/10) Kepala PPATK M Yusuf menyampaikan dirinya sudah menemui Jokowi. Yusuf menyebut dia hanya menyampaikan ke Jokowi ada nama-nama yang terindikasi ada persoalan. Sayangnya Yusuf tak menyebut siapa calon menteri itu.

Sedang pada Senin (20/10), Wakil Ketua KPK Zulkarnaen menyampaikan. KPK hanya memberi tanda merah dan kuning pada nama calon menteri yang dinilai belum clear. KPK pun tak mau menyebut siapa nama calon menteri yang tak clear itu.

Namun, belakangan beredar sejumlah nama calon menteri yang disetor ke KPK dan PPATK. Tak ada keterangan pos posisi menteri, hanya nama saja. Daftar nama ini sama sekali belum ada konfirmasi dari PPATK dan KPK. Belum bisa dipastikan juga apakah benar nama-nama ini yang diberikan ke KPK dan PPATK. Sekali lagi nama-nama ini hanya calon menteri yang beredar saja. Kalau pun kemudian nama ini tak dipilih Jokowi JK bukan berarti mereka tak clear.

1. Puan Maharani
2. Teras Narang
3. Tjahjo Kumolo
4. Hasto Kristianto
5. Yuddy Chrisnandi
6. Muhaimin Iskandar
7. Marwan Jafar
8. Siti Nurbaya
9. Ferry Mursyidan Baldan
10. Rini Soemarno
11. Khofifah Indar Parawansa
12. Luhut Pandjaitan
13. Darmin Nasution
14. Ignasius Jonan
15. Indroyono Soesilo
16. Agus Martowardojo
17. Yunus Husein
18. RJ Lino
19. Retno Lestari Priansari Marsudi
20. Komarudin Hidayat
21. Jimly Asshiddiqie
22. Mahendra Siregar
23. Bambang Brojonegoro
24. Komjen Budi Gunawan
25. Ryamizard Ryacudu
26. Rudiantara
27. Eva Sundari
28. Anies Baswedan
29. Hamid Awaludin
30. Syafruddin
31. Pramono Anung
32. Mas Achmad Santosa
33. Anwar Adnan
34. Wiranto
35. Pratikno
36. Budiman
37. Mirza Adityaswara
38. Abdul Kadir Karding
39. Rusdi Kirana
40. M Yusuf
41. Lukman Hakim Saefuddin

Sumber : detik.com

Ilustrasi

LAMELLONGPOS.COM, PINRANG - Seorang kakek berusia 70 tahun mengaku mendapatkan bisikan gaib, dan mencabuli lima orang remaja di desanya. Aksi pencabulan itu, dilakukan atas keyakinan sang kakek yang mengaku mendapatkan wahyu.

Dalam bisikan itu, sang kakek mengaku harus melakukan aksi pencabulan yang semua korbannya masih keluarganya sendiri. Pelaku lalu membisi korbannya keselamatan, dan masuk ikatan suci aliran Wahyu 50 bila mau berhubungan intim dengannya.

Kepada polisi, kakek yang diketahui bernama Thamrin itu mengaku telah mencabuli sedikitnya lima orang anggota keluarganya. Hal itu dilakukan berdasarkan wahyu atau bisikan yang diterima oleh pelaku.

Sementara itu, dikalangan para tetangga, pelaku diketahui tidak pernah melakukan ibadah salat. Bahkan, cara beribadahnya pun berbeda dengan salat pada umumnya, yakni dengan cara telanjang. Pelaku juga diketahui tertutup dari tetangganya.

Namun polisi tidak mau tahu. Apapun alasan sang kakek, dia tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Akhirnya, Thamrin dijebloskan ke dalam penjara, dan dijerat Pasal 81 dan 2 UU No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.


SUMBER : Sindo

 Raeni menuju Auditorium Unnes untuk mengikuti wisuda diantar Ayahnya, Mugiyono,



LAMELLONGPOS.COM, KENDAL - Keringat bercucuran membasahi kaus yang dipakai Mugiono yang mengayuh becak siang tadi.

Topi pet hitam yang dipakainya seolah tak mampu menahan teriknya sinar matahari yang sedang memancar terik di atas kepala.
Namun, dengan tetap sigap, lelaki 55 tahun itu mengayuh becak berpenumpang seorang gadis cilik murid SD Patukangan 3 Kendal, Chelsea Nindya Pramesthi. Chelsea adalah putri Bupati Kendal Widya Kandi Susanti.
Sejak tiga bulan terakhir, Bupati Kendal memang memakai jasa Mugiono untuk mengantar jemput anak bungsunya itu. Jarak sekolah dengan rumah dinas bupati, sekitar dua kilometer.
“Pagi jam 6.30 WIB saya mengantar ke sekolah Mbak Chelsea, kemudian sekitar jam 13.00 WIB siang kami jemput,” kata Mugiono, Kamis (16/10/2014) siang, sambil mengibas-ngibaskan topinya untuk menghalau udara panas.
Mugiono adalah ayah Raeni, alumnus Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang lulus dengan IPK 3,96.
Nah, sejak Raeni dan Mugiono bertemu dengan Widya, beberapa waktu lalu, suami Sujamah (51) itu pun diangkat menjadi petugas antar-jemput bagi Chelsea.
Biasanya, setelah usai mengerjakan tugasnya mengantar Chelsea kembali ke rumah, Mugiono akan kembali ke rumahnya.
Namun terkadang, dia pun memilih beristirahat sejenak di halaman rumah Bupati, dengan duduk di bawah pohon mangga yang rindang.
Belum lama ini, Raeni dilepas oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama para penerima beasiswa lain untuk bertolak ke London dan mendaftar di perguruan tinggi di sana. Mugiono bercerita, putrinya itu akan kembali ke Tanah Air, Jumat (17/10/2014) besok.
Dia mengaku hanya bisa berharap Raeni diterima di London School of Economics and Political Science (LSE), Inggris.
“Kalau saya berharap, ya, semoga anak saya diterima di sana. Sebab, itu cita-citanya. Dia juga pernah bilang sama saya, kalau diterima, dia bertekad akan menyelesaikan studinya selama 1,5 tahun. Setelah itu, pulang dan mengajar di Unnes. Saya hanya bisa berdoa saja,” ujar Mugiono sambil terus mengibas-ngibaskan topinya.
Raeni sekarang sudah menjadi asisten dosen di Unnes. Semenjak lulus dari kuliah dan mendapat IPK terbaik, kegiatan putrinya itu sangat banyak.
Sebab banyak juga sekolah yang mengundang Raeni, untuk menjadi motivator. “Alhamdulillah, Raeni seperti mendapat gunung dan anaknya,” kata Mugiono, dengan tatapan mata yang menerawang jauh....

Sumber : Tribun timur

LAMELLONGPOS,WATAMPONE-- Jelang Musyawarah Kabupaten (Muskab) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bone yang dijadwalkan, Sabtu, 25 Oktober mendatang, bursa calon ketua kian memanas. Para kandidat pun mulai perang baliho. Beberapa kandidat mulai pasang gambar untuk menarik simpati organisasi kepemudaan (OKP) didaerah ini. 

Setidaknya dua kandidat yang cukup mencolok gambarnya terpasang dibeberapa titik strategis, diantaranya Tofan Suyatno dengan berukuran sedang terpampang di perempatan Jl Besse Kajuara-Jl.Ahmad Yani. Kemudian baliho berukuran raksasa milik Andi Zainal Wahyudi SE,M.SI yang juga merupakan Wakil Sekretaris DPD KNPI Bone terpajang di Jl.Jenderal Sudirman.

 Kandidat Balon Ketua KNPI Bone, Tofan Suyatno Kepada LAMELLONGPOS, mengatakan dirinya siap maju sebagai calon ketua KNPI Bone periode 2014-2017. 

Dia berjanji akan memberikan yang terbaik buat KNPI Bone, termasuk seluruh elemen pemuda yang ada di Kabupaten Bone. 

"Saya prihatin dengan para pemuda kita hari ini banyak sekali yang hanya menghabiskan masa produktif mereka hanya dengan nongkrong dipinggir jalan .Hal itu juga menjadi pekerjaan KNPI sebagai organisasi yang mewadahi semua pemuda,"ujarnya. 

Dia mengatakan, para pemuda seperti itu harus diberikan perhatian, dan kesempatan untuk menjadi produktif. Menurutnya KNPI Bone sangat memungkinkan untuk mampu memberdayakan para pemuda Bone dengan melakukan pelatihan kepada pemuda dengan mengembangkan potensi yang dimiliki. 

Dengan demikian, besar kemungkinan para pemuda ini mampu memberikan konstribusi yang besar kepada daerah. Mereka bisa membuka usaha sendiri, yang selanjutnya bisa menyediakan lapangan pekerjaan untuk pemuda yang lain. Dengan demikian program pemerintah untuk menyediakan lapangan kerja bersinergi dengan program KNPI. "

Setelah dibimbing, KNPI bisa memfasilitasi melakukan permohonan bantuan dana atau pinjaman kepada bank untuk memulai suatu usaha. Setelah itu, kita tetap akan mengontrol mereka sampai mereka bisa mandiri dan berhasil,"ungkapnya.

Penulis : Yus
Editor   : Ruz